FasaPay Online Payment System

Minggu, 16 Maret 2014

Psikologi Traiding

Psikologi Traiding adalah kemampuan mental kita dalam menghadapi pergolakan pasar, serta kemampuan untuk menerima konsekuensi dari transaksi yang kita lakukan (maaf ini versi saya....he..)

kenapa dikatakan kemampuan mental, karena secara mendasar psikologi traiding tertumpu pada emosi kita saat traiding. hampir setiap master trader yang kita tanya tentu mereka selalu mengatakan bahwa psikologi traiding adalah sarat untuk kita bisa sukses di dunia forex. artinya permasalahan utama dalam transaksi forex adalah diri kita sendiri. sehebat apapun senjata yang kita gunakan tetapi diri kitanya masih ada dalam keragu-raguan akan menyebabkan kita selalu grogi dan cemas, sehingga senjata-senjata yang kita gunakan tidak epektif malah menjadi beban bagi kita.

Kenapa selama ini banyak trader (termasuk saya) yang gagal mencapai kebebasan financial dari forex? ya mungkin karena selama ini kita mencoba menaklukan pasar tanpa sadar belum bisa menaklukan diri kita sendiri. Takut dan serakah saling berhimpitan di benak kita bertarung hingga menghasilkan sikap ragu, ragu dan terus ragu. kita terus berburu indikator dan EA yang super duper akurat, dan ketika telah menemukannya, kita sendiri yang malah mengacaukan sistem dari indikator atau ea itu sendiri, kita tidak pernah membiarkan indikator dan EA berjalan sesuai rencana yang telah di set, alih - alih ketika rencana berantakan maka indikator, sinyal, berita pundamental atau ea itulah yang akan kita kambing hitamkan.

Lantas dimanakah ruang kita untuk menemukan kunci menguasai diri kita saat traiding, semua itu kembali pada sikap rasional kita. dikatakan rasional yakni kita harus bisa berhitung secara akurat resiko dan rewad yang akan kita terapkan saat transaksi di lakukan. bertransaksi di pasar forex adalah sebuah resiko ketika kita loss, namun resiko itu harus terukur. berhentilah menebak gerakan pasar, tapi coba ikuti gerakan pasar dengan transaksi yang terukur.

pesan saya untuk saya sendiri utamanya, Sadar diri, sadar kondisi dan yang paling utama sadar equity...

0 komentar: